Saturday, June 15, 2013

Analisis Sistem Basis Data



A.      Pengertian Sistem Basis Data

Sistem berasal dari bahasa Latin (systema) dan bahasa Yunani (sustema) yang berarti satu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi intuk mencapai suatu tujuan.
Basis data merupakan kumpulan informasi yang disimpan dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.
Sistem Basis Data adalah suatu sistem penyusunan dan pengelolaan record-record dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.

  1. Transaksi
Transaksi adalah sebuah unit eksekusi program yang mengakses dan memungkinkan untuk mengubah isi data. Dalam konsep transaksi di database harus memenuhi empat sifat database agar integritas database tetap terjaga, yaitu:
-          Atomicity : Transaksi harus berhasil atau gagal sama sekali.
-          Consistency : Setelah transaksi, data tetap konsisten.
-          Isolation : Apabila ada lebih dari satu transaksi dalam waktu yang bersamaan, maka harus ada transaksi yang lebih dahulu dimulai/transaksi dieksekusi secara serial.
-          Durability : Setelah transaksi sukses, perubahan di database bersifat permanen, bahkan jika terjadi kegagalan sistem.

  1. Concurrency
Concurrency adalah banyaknya transaksi yang dijalankan secara bersamaan dalam satu waktu. Oleh karena dapat menyebabkan inkonsistensi basis data, maka perlu ada Concurrency Control untuk mengendalikan persaingan eksekusi transaksi.

  1. Integritas Data
Integritas Data adalah jaminan konsistensi data terhadap semua status konstrain yang diberlakukan terhadap data tersebut, sehingga memberikan jaminan keabsahan data itu sendiri. Jenis-jenis integritas data adalah sebagai berikut :
-          Entity Integritas
-          Domain Integritas
-          Refrential Integritas
-          User Defined Integritas

  1. Keamanan Basis Data
Keamanan basis data merupakan suatu proteksi terhadap pengrusakan data dan pemakaian data oleh pemakai yang tidak punya kewenangan. Untuk menjaga keamanan basis data, dapat dilakukan beberapa cara berikut ini:
-          Penentuan perangkat lunak Database Server yang handal.
-          Pemberian otoritas kepada user mana saja yang berhak mengakses serta memanipulasi data yang ada.

B.      Analisis Studi Kasus Sistem Informasi Penjualan Tiket Pesawat

Perkembangan teknologi informasi kini telah memungkin berbagai macam hal yang awalnya dilakukan secara konvensional menjadi serba online dengan memanfaatkan fasilitas internet. Salah satunya adalah dengan adanya sistem informasi tiket pesawat online. Dengan adanya sistem informasi online, kita dapat lebih mudah dalam mellihat jadwal penerbangan, harga tiket, sampai pemesanan tiketnya pun menjadi lebih mudah karena dapat dilakukan secara online dan pembayarannya pun dapat melalui tranfer.
Sistem informasi pemesanan tiket online ini erat kaitannya dengan penerapan sistem basis data. Oleh karena itu, dalam tulisan saya ini saya akan mencoba menganalisis keterkaitan sistem informasi pemesanan tiket pesawat dengan sistem basis data.

  1. Integritas Data
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, integritas data berkaitan dengan jaminan konsistensi dan keabsahan dari data. Integritas data dalam sistem informasi pemesanan tiket pesawat online ini berkaitan dengan keabsahan data yang dapat dilihat oleh costumer. Misalnya data jadwal keberangkatan pesawat, harga tiket, dan lainnya harus terjamin kebenaran atau keabsahannya.

  1. Transaksi
Transaksi dalam sistem informasi pemesanan tiket pesawat merupakan interaksi yang dilakukan antara costumer dan sistem itu sendiri. Adapun interaksi tersebut dapat berupa costumer hanya melihat data dalam sistem yang dapat diakses oleh costumer maupun melakukan pemesanan tiket.

  1. Concurrency
Concurrency adalah banyak transaksi yang dilakukan dalam waktu bersamaan. Seperti yang kita tahu, sistem informasi pemesanan tiket pesawat yang bersifat online ini dapat diakses dengan mudah oleh siapapun melalui internet. Oleh karena itu sangat memungkinkan untuk banyak user mengakses sistem ini dalam waktu yang bersamaan. Contohnya dalam memesan tiket, beberapa user dapat melakukan pemesanan tiket yang sama dalam waktu yang sama. Apabila itu terjadi, maka sistem akan mengeksekusi transaksi satu per satu agar tidak terjadi inkonsistensi data pada sistem.

  1. Keamanan Basis Data
Sistem informasi pemesanan tiket pesawat ini dapat diakses oleh banyak orang melalui internet. Namun tidak semua data dapat diakses oleh semua orang. Orang yang memiliki otoritas tertentu yang dapat megakses data tertentu pula. Misal, pembeli hanya dapat melihat data yang berkaitan dengan jadwal penerbangan saja, atau admin dapat mengakses dan mengubah data di database sistem.

No comments:

Post a Comment