A. Pengertian
Sistem Basis Data
Sistem berasal dari bahasa Latin (systema)
dan bahasa Yunani (sustema) yang berarti
satu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama
untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi intuk mencapai suatu
tujuan.
Basis data merupakan kumpulan informasi yang disimpan dalam komputer
secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer
untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.
Sistem Basis Data adalah
suatu sistem penyusunan dan pengelolaan record-record dengan menggunakan
komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data
operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan
informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses
pengambilan keputusan.
- Transaksi
Transaksi adalah sebuah unit eksekusi program yang mengakses dan
memungkinkan untuk mengubah isi data. Dalam konsep transaksi di database harus
memenuhi empat sifat database agar integritas database tetap terjaga, yaitu:
-
Atomicity : Transaksi harus berhasil atau gagal
sama sekali.
-
Consistency : Setelah transaksi, data tetap
konsisten.
-
Isolation : Apabila ada lebih dari satu
transaksi dalam waktu yang bersamaan, maka harus ada transaksi yang lebih
dahulu dimulai/transaksi dieksekusi secara serial.
-
Durability : Setelah transaksi sukses, perubahan
di database bersifat permanen, bahkan jika terjadi kegagalan sistem.
- Concurrency
Concurrency adalah banyaknya transaksi yang dijalankan secara bersamaan
dalam satu waktu. Oleh karena dapat menyebabkan inkonsistensi basis data, maka perlu
ada Concurrency Control untuk mengendalikan persaingan eksekusi transaksi.
- Integritas
Data
Integritas Data adalah jaminan konsistensi data terhadap semua status
konstrain yang diberlakukan terhadap data tersebut, sehingga memberikan jaminan
keabsahan data itu sendiri. Jenis-jenis integritas data adalah sebagai berikut
:
-
Entity Integritas
-
Domain Integritas
-
Refrential Integritas
-
User Defined Integritas
- Keamanan
Basis Data
Keamanan basis data merupakan suatu proteksi terhadap pengrusakan data
dan pemakaian data oleh pemakai yang tidak punya kewenangan. Untuk menjaga
keamanan basis data, dapat dilakukan beberapa cara berikut ini:
-
Penentuan perangkat lunak Database Server yang
handal.
-
Pemberian otoritas kepada user mana saja yang
berhak mengakses serta memanipulasi data yang ada.
B. Analisis
Studi Kasus Sistem Informasi Penjualan Tiket Pesawat
Perkembangan teknologi informasi kini telah memungkin berbagai macam
hal yang awalnya dilakukan secara konvensional menjadi serba online dengan
memanfaatkan fasilitas internet. Salah satunya adalah dengan adanya sistem
informasi tiket pesawat online. Dengan adanya sistem informasi online, kita
dapat lebih mudah dalam mellihat jadwal penerbangan, harga tiket, sampai
pemesanan tiketnya pun menjadi lebih mudah karena dapat dilakukan secara online
dan pembayarannya pun dapat melalui tranfer.
Sistem informasi pemesanan tiket online ini erat kaitannya dengan
penerapan sistem basis data. Oleh karena itu, dalam tulisan saya ini saya akan
mencoba menganalisis keterkaitan sistem informasi pemesanan tiket pesawat
dengan sistem basis data.
- Integritas
Data
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, integritas data berkaitan
dengan jaminan konsistensi dan keabsahan dari data. Integritas data dalam
sistem informasi pemesanan tiket pesawat online ini berkaitan dengan keabsahan data
yang dapat dilihat oleh costumer. Misalnya data jadwal keberangkatan pesawat,
harga tiket, dan lainnya harus terjamin kebenaran atau keabsahannya.
- Transaksi
Transaksi dalam sistem informasi pemesanan tiket pesawat merupakan
interaksi yang dilakukan antara costumer dan sistem itu sendiri. Adapun interaksi
tersebut dapat berupa costumer hanya melihat data dalam sistem yang dapat
diakses oleh costumer maupun melakukan pemesanan tiket.
- Concurrency
Concurrency adalah banyak transaksi yang dilakukan dalam waktu
bersamaan. Seperti yang kita tahu, sistem informasi pemesanan tiket pesawat
yang bersifat online ini dapat diakses dengan mudah oleh siapapun melalui
internet. Oleh karena itu sangat memungkinkan untuk banyak user mengakses
sistem ini dalam waktu yang bersamaan. Contohnya dalam memesan tiket, beberapa
user dapat melakukan pemesanan tiket yang sama dalam waktu yang sama. Apabila itu
terjadi, maka sistem akan mengeksekusi transaksi satu per satu agar tidak
terjadi inkonsistensi data pada sistem.
- Keamanan
Basis Data
Sistem informasi pemesanan tiket pesawat ini dapat diakses oleh banyak
orang melalui internet. Namun tidak semua data dapat diakses oleh semua orang. Orang
yang memiliki otoritas tertentu yang dapat megakses data tertentu pula. Misal,
pembeli hanya dapat melihat data yang berkaitan dengan jadwal penerbangan saja,
atau admin dapat mengakses dan mengubah data di database sistem.
No comments:
Post a Comment